28 Januari 2008

KEPEDULIAN

Kepedulian..
Kepedulian adalah salah satu bagian dari diri kita untuk saling berbagi rasa yang kita miliki untuk kita sharing ke orang lain yang kita tidak kenal, ataupun kenal bahkan kepada orang yang kita cintai. Kepedulian dapat berupa rasa cinta, rasa sayang juga rasa ingin berbuat yang lebih baik untuk orang lain. sehingga tidak mengherankan Rosulullah banyak menyampaikan beberapa hadist yang erat kaitannya dengan rasa peduli untuk berbuat baik kepada orang lain, seperti sabda Rosulullah SAW yang berbunyi:"Tidaklah seorang seorang hamba dikatakan mukmin sebelum ia mencintai saudaranya, sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri". bahkan perbuatan baikpun terkadang amat sangat sepele, akan tetapi mempunyai makna yang amat bernilai di sisi Allah SWT seperti:"Senyummu dihadapan saudaramu adalah bagian dari Sedekah".
Sungguh amat sangat mulia ajaran yang Allah SWT berikan kepada kita melalui perantara Nabi Muhammad tentang prilaku berbuat baik antara kita dengan sesama manusia. Perhatikanlah hadist yang pertama yang kami sampaikan, bahwasanya disana jelas Nabi Muhammad SAW menekankan tentang keimanan seseorang yang berkaitan dengan kepeduliannya kepada orang lain, sampai-sampai nabi bersabda, "tidak dikatakan seorang hamba itu beriman"!! Sungguh terkadang kita merasa lebih baik dan lebih beriman kepada Allah SWT dan RosulNya dibandingkan orang lain, akan tetapi dilain hal kita terkadang sering tidak pernah bahkan lupa untuk peduli dengan orang-orang disekeliling kita untuk berbuat baik kepada mereka.
Kalo kita kembali merujuk kepada Sabda Nabi diatas, kembali kita akan bertanya:"Sudah berimankah kita selama ini?" padahal, terkadang kita sering berbuat kurang peduli, kurang arief, kurang santun, kurang terpanggil untuk mengulurkan tangan dan bantuan kita kepada orang yang ada disekeliling kita. Padahal, dilain pihak...bantuan itu terkadang amat sederhana dan barang yang ringan untuk kita berikan kepada orang yang kita ingin berikan bantuan tersebut.
Contoh yang ringan, adalah senyum yang kita miliki kita berikan sebagai ungkapan hati yang paling mudah kita berikan, tanpa mengeluarkan biaya seperakpun juga serta tidak melelahkan dan mengucurkan keringat hanya untuk tersenyum. Ironisnya, terkadang tersenyumpun yang gunanya untuk meringkan beban penderitaan saudara kita sangat sulit untuk kita keluarkan, sekalipun tersenyum yang keluara dalah senyuman yang berupan ejekan ataupun sindiran kita bagi saudara kita yang tertimpa musibah. Nauzu billah tsumma Nauzubillah....
Maka, melalui tulisan singkat ini..kami mengajak para saudaraku seiman dan seislam untuk saling berbuat baik kepada sesama makhluk Allah SWT dimanapun, kapanpun dan dalam kapasitas sebagai apapun kita, untuk terus berbuat baik kepada sesama makhluk Allah. Sebagai pesan, "Jangan pernah kita bosan untuk menjadi orang baik!", sehingga Rosulullah SAW dalam sebuah hadistnya menyampaikan:"Sungguh ajaib apa yang dimiliki oleh seorang mukmin, perbuatan baik apapun yang mereka kerjakan akan kembali kepada mereka. apabila mereka tertimpa musibah mereka akan mendekatkan diri kepada Allah, dan apabila mereka diberikan nikmat mereka akan bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepada mereka. Sehingga tidak salah apabila seorang Kh. Sahal (Pendiri PM.Gontor) menyampaikan: 'Bondo, Bahu, Pikir lek perlu Sak Nyawane Pisan" untuk urusan berbuat baik kepada siapapun. Banyak contoh dan pengalaman untuk kita ambil dalam hal berbuat baik kepada sesama. Melalui tulisan kecil ini, semoga kita dapat mengingat kembali apa tujuan hidup kitadi Bumi yang Allah ciptakan ini.

26 Januari 2008

KEBERSAMAAN

Kebersamaan, adalah kata yang mungkin terasa begitu biasa dan terkadang amat lumrah dan sering kita dengar. tetapi pernahkah kita terpikir untuk mendalami dan menyelami makna yang tersirat dari kata tersebut? alangkah besar dan luasnya serta kayanya arti makna kata kebersamaan, disatu sisi bisa dipahami sebagai kesamaan pandangan dan persepsi serta kesatuan yang saling terkait antara satu elemen dengan elemen yang lainnya.
Mungkin, gambaran kecil diatas adalah contoh kebersamaan, persamaan dan kesatuan yang ingin kita capai bersama melalui ajang silaturahmi antar sesama anggota keluarga besar H. Satirih. hal tersebut semakin terasa dari alur perjalanan persabahatan, kekerabatan dan persaudaraan yang telah terjalin dan terbina hampir lebih dari 3 dekade. Tanpa terasa yang kecil menjadi besar, yang muda beranjak tua, dan yang berumur sudah banyak meninggalkan kita. Banyak kisah dan sejarah baik itu obrolan ringan maupun cerita serta hikmah yang kita dapat ambil ditiap-tiap sesi pertemuan yang diadakan pada setiap bulannya. contoh yang paling ringan adalah, bagaimana umur kita tanpa terasa Allah panjangkan dan Allah berikan kita kesehatan dan dijauhkan dari berbagai penyakit yang terkadang menghinggapi manusia saat ini. kita boleh saja bilang hal tersebut tidak ada kaitannya, tapi kita juga tidak boleh lupa, bahwasanya Nabi Muhammad SAW telah bersabda,: "Barang siapa yang hendak Allah Panjangkan Umurnya, dan Allah luaskan Rezekinya agar senantiasa memperbanyak silaturahmi".
Sungguh ironi terkadang kita rasa, pertemuan yang mungkin 1 bulan sekali kita usahakan untuk saling mengunjungi antara satu dengan yang lainnya, saling tengok antara sesama anggota keluarga juga saling mendoakan antara yang muda dan yang tua, pertemuan yang nilai dan hikmah serta kadar esensinya sangat tinggi itu kita lawatkan begitu saja, berlalu didepan kita tanpa kita rasakan merugi bila kita tidak datangi. Entah apa yang tersirat dan terdetik dihati kita, apabila ditengah kekosongan waktu, disela sengggangnya waktu yang kita miliki, kita tidak dapat meluangkan diri dan hati kita untuk saling bersilaturahmi? ingatlah...kita hidup di dunia ini tidak sendiri, apalagi manusia dikenal dengan makhluk yang suka besosialisasi antar sesamanya, terlebih lagi kepada orang-orang yang mempunyai kekerabatan dan hubungan darah dengan kita. apakah berat kita langkahkan kaki kita untuk bertemu yang mungkin tidak lebih dari 2-3 jam?? bandingkan dengan imbalan dan pahala yang Rosulullah dan Allah janjikan dari hikmah seringnya kita saling bersilaturahmi antar sesama......sadarilah, terkadang tanpa terasa, ketika kita bertemu, ada banyak cerita, hikmah, pengalaman yang kita dapat. tanpa terasa, sepulang dari pertemuan yang mungkin jauh, melelahkan dan hanya sebentar, tidak terasa capeknya tubuh kita, jauhnya perjalanan yang kita tempuh untuk sampai ke tempat tujuan jadi terasa ringan adanya setelah kita bertemu dan bersilaturahmi antara sesama keluarga kita.
akhir kata....tulisan ini mugkin perenungan bagi kita bersama, bahwa terkadang manusia hanya melihat sesuatu hanya dari sebelah mata, dan kemampuan kita untuk terus mendapatkan ridho-Nya harus senantiasa diingatkan agar tetap berada di jalur yang Allah tentukan.
amin ya robbal'alamin.

25 Januari 2008

LOUNCHING BLOG

Bimillahirrahmaanirrahiim

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Hormat kami,

Hari ini, Tanggal 25 Januari 2008, Insya Allah Keluarga Besar H. Satirih sudah bisa mengudara ke seluruh Penjuru Dunia. dilengkapi berbagai artikel yang mungkin seiring dengan berjalannya sang waktu, isi maupun tampilan dari Blog H. Satirih ini akan terus diperbaharui dan di percantik tampilannya.
Tujuan utama dari Blog ini, adalah untuk sharing cerita baik kabar gembira maupun kabar duka sekalipun. karena bukan suatu hal yang mustahil, banyak saudara-saudara kita yang tinggalnya bukan hanya di satu lokasi yang berdekatan, sehingga cerita, canda, tawa yang sering kita jumpai ada baiknya kita bagi kepada para saudara kita yang lokasinya tidak berdekatan.
agak rumit?? yah itu mungkin, tapi generasi penerus keluarga H. Satirih bukan hanya terdiri dari kaum tua saja, akan tetapi banyak sudah bermunculan anak, cucu bahkan cicit beliau yang mempunyai latar belakang sosial dan pendidikan yang mungkin dan mampu untuk saling mencurahkan kabar maupun berita melalui ajang dunia maya ini. Sehingga, bukan tidak mungkin, segala kegiatan yang ada di Jakarta dapat dengan MUDAH diakses oleh seluruh keluarga di belahan manapun mereka berada.
Besar harapan kami, Wadah yang kecil ini menjadi besar dan bermanfaat...bukan hanya untuk kita (Keluarga Besar H.Satirih) tapi juga bermanfaat untuk ajang silaturahmi dan berbagi rasa, ilmu dan pengalaman antara kita khususnya dan para keluarga muslim pada umumnya dimanapun mereka berada.
akhir kata, kami atas segenap redaktur blog ini mengucapkan terima kasih yang mendalam atas jalinan persaudaraan dan silaturahmi yang sudah terjalin lebih dari 36 tahun lamanya. Semoga ajang silaturahmi ini akan terus diwariskan kepada anak, cucu,cicit H. Satirih lainnya sehingga dapat menjadi Amal Jariah bagi Almarhum H. Satirih yang telah mendahului kita.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh



H. Basir, SE