Hari itu tepat hari Jum'at pada bulan Maret 2008, bertepatan dengan Hari Raya Nyepi...yah suasana di Kebayoran (Pasar-Becek) tidak jauh dari biasanya, yang sedikit agak berbeda mungkin, biasa jalan utama depan komplek Real Estate (Depan Rel belakangnya Estate) rame...tapi pas saat nyepi, lantas pula ikut-ikutan sepi...salah satunya mungkin libur long week end yang jatuh pada hari Sabtu, so' banyak orang yang 'Nancep' Liburannya sampe hari Minggu. Imbasnya....yah Jakarta yang dihuni oleh banyak pendatang dan transmigran yang berasal dari daerah lain dan sekitarnya, liburan kali ini dimanfaatkan untuk kembali ke kampung halamannya masing-masing, atau berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada di luar Djakarta.
Tapi untuk daerah Kebayoran terutama komplek Pasar Becek, Hal tersebut gak jauh berbeda...soalnya kita yang tinggal disana gak bisa ngebedain antara libur sama gak libur, alias Gak Ngefek! pasalnya kita libur gak libur....ya libur aja...!!! hauhaha. Tapi, hari itu ada yang sedikit special...(Gak pake Telor ya..Jang!), soalnya ada acara yang akan diadakan pada malam sabtu nanti...mo tahu acaranya?? auh dikau...mo tahuuu ajee! ade dehhh.! itu loch! acara 100 Hari meninggal Dunianya Nadia Indriani binti Nandy Zaelani suami dari Mrs Nurmala alias Nunung. Nadia...anak, keponakan, adek, cucu yang kita sama-sama kenal dan kita sama-sama sayangi telah pergi mendahului kita, kepergiannya yang begitu mendadak dan teramat cepat serta meninggal kisah yang amat mendalam di detik-detik terakhir sebelum almarhumah menghembuskan nafas terakhirnya. Almarhumah...mungkin umurnya jauh lebih kecil dari kita..tapi kesan yang beliau tinggalkan, serta kisah ketika beliau akan menghadap sang Khaliqnya, sungguh amat sangat mengesankan dan patut bersama untuk kita banggakan.
Nadia...mungkin, sosok penampilannya dapat kita kenang karena kepolosan, keluguan, keterbukaan serta kelucuannya sebanding dengan umur belianya. Tapi dibalik perawakannya almarhumah menjadi panutan dan suri tauladan yang terbaik yang dapat kita contoh bersama sebagai Ibroh/experience yang amat berharga. Sungguh..Gambaran seorang Almarhumah bukan sekedar anak biasa, bukan sekedar wanita biasa...kita selaku ayah, ibu, kakak, adik,saudara, paman, bibi, kakek, nenek, saudara, maupun kerabat begitu amat bangga dengan contoh yang almarhumah berikan ketika menjelang ajal menjemput almarhumah. Itulah gambaran terakhir yang merupakan gambaran sosok dari seseorang yang mengakhiri hidupnya dengan Husnul Khatimah...sehingga apabila kami boleh berkata, mungkin inilah gambaran ketika sang Khaliq Allah SWT memanggil Hambanya dengan sebutan:"Yaa..Ayyatuhal Nafsul Muthmainnah...irji'ii ila Robbiki Roodiatan Mardiah..fadkhulii fiii Ibaadii wadkhuliii Jannatii"!. Subhanallah....!! Berbahagialah....berbanggalah....bersuka citalah!!! karena sesungguhnya, Almarhumah...sudah mendapatkan apa yang telah Allah janjikan kepada para hambanya yang sholeh dan shalehah serta yang berjuang menuntut ilmu layaknya seorang yang berjihad di Jalan Allah SWT (Fii Sabilillah)...pahalanya?? tidak lain dan tidak bukan kecuali JannatunNaim..yang mengalir di dalamnya sungai-sungai yang penuh dengan keindahan yang tidak dapat dibayangkan oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga bahkan surga yang Allah janjikan adalah tempat yang tidak pernah sekalipun terlintas gambaran keindahannya di pikiran manusia manapun yang hidup di dunia ini..seperti yang Allah janjikan, siapapun yang tinggal disana akan kekal dan abadi selamanya....subhanallah!!! Selamat Jalan Nadia....semoga Kasih sayang dan cinta, serta keridhaan Allah selalu menyertai engkau di kehidupan yang kekal abadi untuk selamanya......


Tidak ada komentar:
Posting Komentar