Beberapa waktu lalu, ada beberapa dari saudara kita yang mengidap dan menderita penyakit. Mungkin sebagian ada yang tahu, atau juga belum..melalui rubrik kecil ini, kami sampaikan bahwa saudari kita Sisca anak ke 4 dari Bapak H. M. Chotib sedang dirawat secara intensif di RSPP Jakarta Selatan. Semoga, Allah angkat segala penyakit yang diderita, dan Allah sembuhkan seperti sedia kala, dan dijauhkan dari segala penyakit yang datang kepadanya. amin ya Robbal A'lamin.
Penyakit, atau rasa sakit, dalam pepatah Arab dikatakan sebagai berikut:"Kesehatan adalah laksana sebuah Mahkota yang dipakai oleh orang yang sehat, dan mahkota tersebut tidak akan terlihat, kecuali disaat orang tersebut dalam keadaan Sakit". Penyakit, sebagian dari kita ada yang menganggapnya sebagai cobaan ataupun musibah yang Allah berikan kepada Hamban-Nya, tapi sebagian orang ada juga yang berpendapat, bahwasanya dengan adanya penyakit, merupakan wacana sebagai pengangkatan dari dosa-dosa yang kita perbuat sehingga diampuni oleh Allah SWT. Secara logika, pendapat yang kedua ini memang agak sedikit berbeda dengan yang lain. Menurut penafsiran kami, ada benarnya...karena rasa kasih dan sayang Allah kepada Hambanya dapat diterjemahkan dan hadir dalam bentuk yang berbeda-beda, ada yang diberikan Allah dalam berupa nikmat, kemudaha, kesehata, kekayaan dan bermacam-macam nikmat yang ada di dunia ini. Namun, adapula Allah menghadirkannya dalam bentuk dan nuansa serta dimensi yang berbeda dari rasa kasih dan sayangnya kepada Hamba-Nya, hal demikian berupa sakit, kesulitan, dan beberapa cobaan yang diterjemahkan sebagian dari kita sebagai bentuk dari cobaan ataupun musibah yang Allah berikan kepada kita sebagai hambanya.
Sedikit membahas tentang hal diatas, dengan Allah memberikan hambanya beberapa cobaan dan musibah yang terkadang kita sering berkata,"Belum selesai musibah ini, datang lagi cobaan lainnya silih berganti". Ada baiknya kita kembali kepada Firman Allah SWT yang berbunyi:"Dan akan Aku (Allah) coba para hamba-hambaku dengan rasa takut, rasa lapar, dan kekurangan dalam hal materi, dan kekurangan dalam kesehatan serta buah-buahan/makanan. Dan berilah kabar gembira kepada Hamba-hambaKu yang bersabar, yang senantiasa apabila Aku timpakan kepada mereka berbagai macam musibah, mereka akan selalu berkata: Sesungguh segala yang ada adalah milik Allah, dan sesungguh semuanya akan kembali Kepada-Nya".
Perhatikan, sungguh sangat mulia agama Islam dalam menerjemahkan arti musibah..bagaimana Allah gambarkan rasa cinta, Kasih dan SayangNya kepada HambaNya dalam bentuk dan dimensi ketakwaan yang berbeda-beda. Akan tetapi perlu diingat, tak jarang dari kita lupa dan bahkan tidak terbayang bahwa ada ribuan hikmah yang terkandung yang terkadang kurang kita gali dan cerna secara mendalam. Bukankah dengan kita diberikan berbagai macam musibah, kita akan semakin mendekatkan diri kita dengan Allah SWT yang Maha Kuasa untuk memberi bahkan mencabut segala sakit, derita serta musibah yang Ia berikan kepada kita sebagai Hambanya? perlu di ingat, tanpa harus Allah berikan musibah, cobaan pun..seharusnya kita sebagai hambanya harus dan wajib untuk senantiasa berdoa, dan beribadah kepada Allah SWT, karena tujuan diciptakannya manusia di Bumi ini adalah tugas utamanya untuk beribadah kepadaNya dengan Jalan menjadi khalifah di muka bumi ini.
Mudah-mudahan, dengan rasa sakit, cobaan serta musibah yang sedang menimpa kita semakin mendekatkan diri kita kepada Allah SWT zat yang Maha menguasai dan Maha mempunyai dari segala urusan yang kita Miliki. Pesan kami, Memintalah, Berdoalah....maka Allah akan senantiasa Menjawab dan mengabulkan segala permintaan HambaNya!!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar